Langsung ke konten utama

Galau Tetapi Elegan

 





DIA MASA LALU MU, AKU MASA DEPAN MU!

Dalam menjalin sebuah hubungan tidak akan terlepas dari sebuah masalah, jika keduanya memilih diam ketika dihadapi sebuah masalah, itu hanya akan menciptakan sebuah jarak. "Awalnya, kamu hanya ingin memberinya pelajaran atau menunggu siapa yang akan datang dan meminta maaf dahulu, lalu tak terasa, sudah lama tidak saling bicara, perlahan keduanya akan menjadi asing."


KENAPA SIH YANG JAUH DAN YANG TIDAK PERNAH HADIR DI CARI-CARI. SEDANGKAN YANG ADA, YANG DI DEPAN MATA, JUSTRU BIASA SAJA?


Berikut Penjelasannya, dari segi sudut pandang Penulis Blog Qiimfajrin_ :



SEBAB jawabannya simple. 


Terkadang manusia memang seperti itu. Selalu merumitkan dirinya sendiri. Manusia selalu mencari suatu hal yang tidak mungkin ia dapatkan. Justru terkadang suatu hal yang sudah ada seringkali ia abaikan. Kenapa manusia bisa seperti itu? Karena manusia tidak pernah bersyukur. Dan tidak pernah merasa cukup atas apa yang sudah Tuhan berikan. 


Belum tentu, yang ia cari-cari itu bisa memberikan kebaikan. Pun bisa jadi yang sudah ada didepan mata justru adalah kebaikan yang Tuhan berikan. Memang, saya pun pernah merasakan seperti itu. Ya jadi tidak heran lagi kalau memang manusia itu selalu mencari yang tidak ada. Padahal, yang didepan mata itu sudah disiapkan oleh Tuhan. 


Bisa jadi, itu adalah kebaikan yang Tuhan berikan. Satu hal yang harus kamu tahu, mungkin ibaratkan kamu sedang mencari jati diri kamu, wajar sih. Seusia-usia kita ini masih mencari-cari, oh bagaimana si A. Bagaimana si B. Mungkin yang didepan mata kita ini kenapa terlihat biasa saja? Mungkin karena kita sering beradaptasi dengan dia, sering berkumpul dengan dia, jadi terlihat biasa saja. 


Kenapa kita sering-sering mencari atau akibatnya itu mencari-cari yang tidak ada? Ya itu karena kita ingin mencari suatu hal yang baru. Jadi, tetaplah semangat. Kita boleh galau tetapi ingatlah jati diri kita  bahwa itu tidak penting dan kita harus tetap bersikap elegan!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembentukkan Karakter Anak Sebelum Terjun ke Dunia Pendidikan yang Sebenarnya

     KETIKA  AYAH IBU TELAH MENGERTI PERANNYA MASING-MASING!     Pendidikan berawal dari kita ketika didalam kandungan. Ibu kita membaca cerita dongeng, bernyanyi dengan riang, mengajarkan cara kita berdoa'a, dan Ayah kita mengajarkan cara berbicara yang baik. Saat kita hadir di dunia ini, kita diberikan pelukan pertama oleh ibu kita yang telah berjuang mempertaruhkan nyawanya hidup dan mati untuk menghadirkan kita di dunia ini. Saat kita menangis ketika baru lahir disitulah peran pendidik ibu dimulai,  dan kita lihat secara nyata.       Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya, namun tak luput jua seorang Ayah sebagai pemegang kurikulum dan fasilitator untuk berjalanya pendidikan non formal bagi anak ketika berada dirumah. Ketika, ibu mengajarkan kata perkata huruf, susunan angka, bahkan mengajarkan agama kepada anak-anaknya di usia dini, itu berdampak besar bagi mereka pada saat mereka masuk ke dunia pendidikan formal ya...

SUDUT BUNTU

  APA YANG KALIAN KETAHUI TENTANG PERANG ABSTRAK? Disudutkan dengan sesuatu yang mengganggu jalan fikir kita bahkan bisa menjadi ancaman seluruh manusia. Kabar itu datang secara tiba-tiba dan mengagetkan orang personal. Diakibatkan, karena kelalaian kita dalam mengawasi gerak-gerik musuh. Terlalu lama kita berdiam diri dan berleha-leha dalam kehidupan yang megah. Sampai pada di titik, membangunkan adrenalin kita yang berimbas kepada gerakan-gerakan perlindungan.  Langkah pertama, yang terbesit difikiran kita pastilah bagaimana melindungi keluarga kita dari serangan musuh. yang padahal banyak nyawa yang harus di selamatkan. Ketar-ketir mencari benteng perlindungan agar bisa menjadi tombak yang menghancurkan. Tetapi, tetap saja musuh ada didepan mata. Percakapan dan kesepakatan adalah langkah awal untuk mencegah pertengkaran. Yang pada akhirnya menyetopkan pengiriman barang kepada pihak lawan yang sedang berseteru. Pihak lawan pun menjadi ketar-ketir karena bagaimana bisa ra...

STOP MENJADI ALAT PRAKTIK SUATU LEMBAGA

         BAGAIMANA CARA MENGETAHUI BONEKA BERJALAN? Mengatasnamakan rasa juga enggan melupa semua kejadian yang begitu memprihatinkan seperti sengaja dihilangkan atau dilupakan masyarakat. Duka dan perih masih dirasakan oleh keluarga yang ditinggalkan. Dengan kekuasaan yang kini kau pegang sudah bisa membangun bahkan melenyapkan orang. Pantas saja orang sepertimu melakukan hal seperti itu, karena hati dan mata mu sudah tertutup. Roh yang dibalut dengan jiwa disebut manusia, hati dan fikiran semestinya yang menjalankan. Tetapi, kamu bersikap seolah dikendalikan. Yaps, benar. Kamu adalah boneka nya. Dia adalah pemiliknya. Atau bisa disebut juga kamu adalah wayangnya sedangkan mereka adalah dalangnya. Sulit memang menjangkau fikiran orang dewasa, tetapi sangat mudah membaca tindakan bodoh yang dilakukan oleh orang dewasa. Hal konyol apa yang semestinya tidak ditampakan oleh orang dewasa. Bersikap bijaksana namun ingkar dengan sifat bijaksana bahkan jauh melampa...