Langsung ke konten utama

BAGAIMANA HARI MU

Bagaimana Hari Mu? 

Saya Harap Ini Berjalan Dengan Baik.  








Bagaimana harimu? Saya harap ini berjalan dengan baik.


Hei kamu, iya kamu. Orang baru yang baru saja ku temui. Aku tidak tahu apa kehidupanmu sebelumnya, dan aku tidak tahu apa latar belakangmu sekarang.

Namun, percayalah hatiku memilihmu untuk hadir dalam kehidupanku. Hatiku mengizinkanmu untuk turut serta menjalankan aktivitasku. Kita mungkin baru saja berbicara, namun satu hal yang harus kamu ketahui adalah bahwa aku bisa belajar sesuatu darimu yang sebelumnya tidak pernah aku pahami.

Lelucon yang kamu lontarkan, suasana senang yang kamu ciptakan, perilaku-perilaku positif yang kamu jalankan, dan nasihat-nasihat yang dapat ku ingat di mana pun dan kapan pun.

Misalnya, saat aku bertemu dengan teman baru di tempat kerja bernama Dela dan Desi. Awalnya, aku merasa canggung untuk berbicara dengan mereka. Namun, Dela dengan sifatnya yang ramah dan Desi yang ceria berhasil mencairkan suasana. Setiap hari, mereka  selalu membawa energi positif dan tawa ke dalam tim. Suatu hari, kami merencanakan acara makan siang bersama di Alun-alun kota Bogor. Di tengah-tengah percakapan, Dela dan Desi mulai bercerita tentang pengalaman lucunya dan pengalaman berharganya. Ceritanya yang kocak membuat kami semua tertawa terbahak-bahak. Momen itu menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi kami semua, dan sejak saat itu, kami menjadi sahabat baik.

Pernah ku berpikir ingin membahagiakan mereka, namun hanya senyum dan tawa yang dapat ku berikan. 

Meskipun banyak yang ku terima darimu, pernahkah kau menerima sesuatu yang berharga dari diriku?

Tuhan, terima kasih atas setiap hadirnya di hari-hariku, atas setiap sikap menerima nya menerima semua tentangku.

Untukmu, orang berharga yang hadir dalam hidupku, tidak peduli situasimu sekarang bahkan sebelumnya. Ingatlah bahwa setiap nafasmu berharga dan aku berharap kebaikan selalu menghampirimu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembentukkan Karakter Anak Sebelum Terjun ke Dunia Pendidikan yang Sebenarnya

     KETIKA  AYAH IBU TELAH MENGERTI PERANNYA MASING-MASING!     Pendidikan berawal dari kita ketika didalam kandungan. Ibu kita membaca cerita dongeng, bernyanyi dengan riang, mengajarkan cara kita berdoa'a, dan Ayah kita mengajarkan cara berbicara yang baik. Saat kita hadir di dunia ini, kita diberikan pelukan pertama oleh ibu kita yang telah berjuang mempertaruhkan nyawanya hidup dan mati untuk menghadirkan kita di dunia ini. Saat kita menangis ketika baru lahir disitulah peran pendidik ibu dimulai,  dan kita lihat secara nyata.       Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya, namun tak luput jua seorang Ayah sebagai pemegang kurikulum dan fasilitator untuk berjalanya pendidikan non formal bagi anak ketika berada dirumah. Ketika, ibu mengajarkan kata perkata huruf, susunan angka, bahkan mengajarkan agama kepada anak-anaknya di usia dini, itu berdampak besar bagi mereka pada saat mereka masuk ke dunia pendidikan formal ya...

SUDUT BUNTU

  APA YANG KALIAN KETAHUI TENTANG PERANG ABSTRAK? Disudutkan dengan sesuatu yang mengganggu jalan fikir kita bahkan bisa menjadi ancaman seluruh manusia. Kabar itu datang secara tiba-tiba dan mengagetkan orang personal. Diakibatkan, karena kelalaian kita dalam mengawasi gerak-gerik musuh. Terlalu lama kita berdiam diri dan berleha-leha dalam kehidupan yang megah. Sampai pada di titik, membangunkan adrenalin kita yang berimbas kepada gerakan-gerakan perlindungan.  Langkah pertama, yang terbesit difikiran kita pastilah bagaimana melindungi keluarga kita dari serangan musuh. yang padahal banyak nyawa yang harus di selamatkan. Ketar-ketir mencari benteng perlindungan agar bisa menjadi tombak yang menghancurkan. Tetapi, tetap saja musuh ada didepan mata. Percakapan dan kesepakatan adalah langkah awal untuk mencegah pertengkaran. Yang pada akhirnya menyetopkan pengiriman barang kepada pihak lawan yang sedang berseteru. Pihak lawan pun menjadi ketar-ketir karena bagaimana bisa ra...

STOP MENJADI ALAT PRAKTIK SUATU LEMBAGA

         BAGAIMANA CARA MENGETAHUI BONEKA BERJALAN? Mengatasnamakan rasa juga enggan melupa semua kejadian yang begitu memprihatinkan seperti sengaja dihilangkan atau dilupakan masyarakat. Duka dan perih masih dirasakan oleh keluarga yang ditinggalkan. Dengan kekuasaan yang kini kau pegang sudah bisa membangun bahkan melenyapkan orang. Pantas saja orang sepertimu melakukan hal seperti itu, karena hati dan mata mu sudah tertutup. Roh yang dibalut dengan jiwa disebut manusia, hati dan fikiran semestinya yang menjalankan. Tetapi, kamu bersikap seolah dikendalikan. Yaps, benar. Kamu adalah boneka nya. Dia adalah pemiliknya. Atau bisa disebut juga kamu adalah wayangnya sedangkan mereka adalah dalangnya. Sulit memang menjangkau fikiran orang dewasa, tetapi sangat mudah membaca tindakan bodoh yang dilakukan oleh orang dewasa. Hal konyol apa yang semestinya tidak ditampakan oleh orang dewasa. Bersikap bijaksana namun ingkar dengan sifat bijaksana bahkan jauh melampa...