Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2024

O ALLAH, WHY ALWAYS ME? PART 1

     O ALLAH, WHY? ALWAYS ME?        O Allah, Why? Always Me? Oleh : Malika Defani Fajrin   Aku, Erlangga, berlari di bawah cahaya gelap rembulan, menyusuri gang-gang sempit di tengah kota. Nafasku tersengal-sengal, dikejar oleh sosok manusia yang menikmati penderitaanku. Mereka tidak peduli dengan kehidupan sosial atau perlindungan terhadap sesama. Yang ada di pikiran mereka hanyalah cara baru untuk menyiksaku. Dengan segenap kekuatan, aku berhasil meloloskan diri dari ikatan tali tambang yang membelenggu tangan dan kakiku. Teman asrama, seorang sahabat setia, menyelipkan pisau kecil ke tanganku. Dia tidak bisa membantuku secara langsung karena takut ketahuan oleh para penyiksa itu. Namun, keberaniannya memberiku harapan.   Pada tahun pertama di asrama, aku menjalani tugas-tugas kecil hingga besar tanpa menyadari bahwa orang-orang yang seharusnya menjadi pelindungku adalah ancaman terbesar. Tahun kedua, mereka mulai beran...

WHY? ALWAYS THEM? WHY NOT ME?

  Why? Always Them? Why Not Me? Oleh : Malika Defani Fajrin   Mengapa manusia berlomba-lomba untuk menjadi seperti orang lain? Padahal mereka adalah individu unik yang tidak mungkin dimiliki orang lain. Mengapa kamu ingin menjadi seperti orang lain? Padahal, mereka pun ingin menjadi seperti kamu. RASA TIDAK PUAS - Ketika kamu merasa tidak puas dengan diri sendiri, rasa itu menimbulkan keinginan untuk bersaing dengan orang lain. Tanpa kamu sadari, kamu telah melukai diri sendiri. Mengapa kamu terus-menerus mengeluh bahwa kamu terluka atau dilukai oleh orang lain? Mengapa tidak bercermin, karena kamulah yang menaruh harapan lebih kepada orang lain agar kamu menjadi seperti mereka. Itulah sebabnya kamu terluka. Terkadang, memang ada beberapa hal yang seharusnya kamu terima, tetapi mungkinkah ketika hal itu belum sampai ke dirimu, kamu akan memaksanya untuk segera mendatangimu? BAGIAN - Itu adalah bagian mereka. Kamu pun memiliki bagianmu masing-masing. Bisakah kamu menunggu...